MASUKKAN KE KERANJANG

HABIS

PRE-ORDER

Refer to get $15

Mitos atau Fakta yang Beredar tentang Rokok Elektrik, Cari Tahu Kebenarannya!

Mitos atau Fakta yang Beredar tentang Rokok Elektrik, Cari Tahu Kebenarannya!

Oktober 22, 2021

Tiga buah perangkat RELX Infinity dengan berbagai warna

Jangan mudah percaya mitos yang bilang rokok elektrik itu mahal 

Percaya atau tidak, rokok elektrik saat ini menjadi tren dan bahkan sudah menjadi alternatif merokok yang banyak dipilih. Sewaktu awal kemunculannya di Indonesia, orang mungkin banyak bertanya; “Apa sih itu? Kok asapnya banyak banget?”. Namun sekarang, semakin banyak orang sudah tahu dan justru berkata, “Oh…itu vape!”

Di masa-masa awal, orang beranggapan kalau harga vape itu mahal. Hal ini karena kurangnya pengetahuan dan anggapan umum karena tampilan vape yang lebih modern. Rokok elektrik memang punya tampilan yang “fancy” karena ada serangkaian penelitian dan proses dalam pembuatannya. Setiap ahli di bidangnya masing-masing bekerja sama untuk mengembangkan vape menjadi seperti sekarang. 

Karena itu, vape bisa hadir dengan tampilan yang jauh lebih modern dan memiliki teknologi canggih untuk mendukung pengalaman penggunaan yang semakin menarik. Di antara itu semua, mahal bukan kata yang tepat untuk menggambarkan rokok elektrik. 

 

Rokok Elektrik Hadir dengan Teknologi yang Terjangkau

Langsung saja ke poin utama, teknologi rokok elektrik sangat mungkin untuk dikategorikan sebagai teknologi yang terjangkau. Coba deh, kamu ingat-ingat lagi waktu zaman Blackberry masih berjaya. Blackberry Onyx sewaktu pertama hadir dihargai Rp6.450.000, sebuah harga yang cukup besar di tahun 2009. Padahal layarnya masih mengandalkan TFT, kamera hanya 3,15 MP, tanpa kamera depan, radio, kompas dan sejumlah fitur lain yang kita temui di smartphone saat ini. 

Meski begitu, teknologi berkembang dengan sangat cepat. Di harga yang sama seperti BB Onyx tahun 2009, kita bisa mendapatkan layar Full HD berukuran 6 inci, kamera belakang hingga 4 buah, kamera depan, GPS, kompas, dan fitur-fitur lain untuk mendukung pengalaman penggunaan yang lebih baik. 

Jika dibandingkan dengan vape, harga sewaktu awal kehadirannya tidak bervariasi seperti saat ini. Pada awal kemunculannya pun pun Kamu harus mengganti kapas, coil, baterai atau automizer kalau diperlukan. Namun saat ini, untuk sebuah closed-pod system, Kamu cukup merogoh kocek sekitar Rp300.000 saja tanpa harus mengganti kapas, coil, baterai dan komponen lainnya. Sekali pembelian, Kamu akan bisa langsung merasakan performa terbaiknya. 

Harga Vape Lebih Hemat

Sebuah dompet yang dipegang dengan uang di dalamnya di background berwarna putih

Dalam jangka panjangharga vape akan jauh lebih terjangkau 

Sebelum kita mulai menghitung penghematannya, Kamu perlu tahu kalau rata-rata orang di Indonesia bisa menghabiskan sebungkus rokok dalam satu hari. Artinya, dalam sebulan mereka bisa membeli 30 hingga 31 bungkus rokok. Karena harganya yang bervariasi, kita ambil margin tengah, yakni Rp25.000.  

Jika dibandingkan dengan rokok elektrik, Kamu hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp200.000 hingga Rp350.000 untuk pembelian pod yang disertai dengan liquid untuk 500 puffs. Akan jauh lebih hemat dibandingkan membeli sebungkus rokok setiap hari.

Perlu Kamu ketahui juga, menggunakan rokok elektrik berarti Kamu bisa mengatur berapa banyak puffs yang mau Kamu lakukan setiap hari. Hal ini tidak terjadi pada rokok. Ketika sudah dinyalakan, pilihan Kamu hanya dua, habiskan atau buang sisanya! Artinya, ada uang yang terbuang percuma kalau hanya setengah batang yang Kamu gunakan. Kalau dengan vape, nggak akan ada pressure untuk menghabiskannya dalam satu waktu, bukan? Jadi Kamu bisa nge-vape kapanpun kamu mau. 

Baterai Lebih Awet 

Selain harganya, salah satu hal yang bisa Kamu andalkan dari rokok elektrik adalah daya tahan baterainya. Hal ini lantaran rokok elektrik memang didesain untuk sering digunakan dalam jangka panjang. Karena itu, daya tahan baterainya harus terjamin, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. 

Pada perangkat vape seperti RELX, Kamu akan mendapatkan daya tahan baterai hingga dua hari dalam satu kali pengisian penuh. Tenang, ada charging case dari RELX  kalau Kamu butuh daya tambahan hingga tiga hari.

Namun untuk semakin menghematnya, Kamu perlu merawat baterai ini dengan baik, misalnya dengan penggunaan yang rutin, rajin membersihkannya dan jangan diisi daya dalam waktu lama hingga menjauhkan vape kamu dari suhu ekstrem.

Layak untuk Investasi Kamu

RELX Infinity berwarna putih diletakkan di atas iPhone X yang diatur dalam posisi terbalik

Vape bisa menjadi salah satu investasi yang layak untuk Kamu 

Jika kita membahas mengenai membeli sebuah teknologi atau perangkat dengan teknologi tertentu, dalam hal ini kita sudah melakukan investasi. Ya, karena perangkat dengan teknologi canggih akan dapat dipakai dalam waktu yang lama. Belum lagi dengan segala keuntungan yang ditawarkan, seperti kemudahan, kenyamanan hingga potensi penghematan yang bisa Kamu lakukan. 

Perangkat RELX didesain secara ergonomis dan memiliki durabilitas yang bisa diandalkan. Dengan material utama dari alumunium, Kamu akan mendapatkan perangkat yang ringan, dengan form factor mungil namun memiliki segudang teknologi canggih di dalamnya.

RELX mengusung teknologi Super Smooth untuk menjamin pengalaman vaping yang menyenangkan. Tidak hanya itu, perangkat tersebut juga dibekali dengan fitur leak-ressistant Maze yang mencegah liquid untuk merembes keluar dan berpotensi merusak rokok elektrik Kamu. Hal ini dilengkapi dengan liquid yang diolah sedemikian rupa untuk memberikan pengalaman vaping yang lebih halus dengan berbagai pilihan rasa unik di dalamnya.

Harga vape RELX Infinity dan RELX Essential masing-masing adalah Rp300.000 dan Rp200.000. Meski begitu, Kamu bisa mendapatkan harga vape yang lebih terjangkau, sampai 26% lebih hemat jika membeli paket bundling Infinity dan Essential dengan RELX Pod Pro. Untuk Kamu yang baru beralih, ini akan menjadi pilihan terbaik. Mungkin ada yang lebih murah, tetapi tidak semuanya mendukung teknologi canggih seperti yang akan Kamu dapatkan dari RELX. 

Jadi tunggu apa lagi? Setelah Kamu mengetahui fakta dari berbagai mitos rokok elektrik, yakin masih tidak mau beralih bersama RELX?